semuanya berakhir
menjadi abu sia-sia belaka
pahit masih,
membeku masih
redupkan lentera kecil merah hati
terayun-ayun dibuai senja
sakit dan umpat
saling mengisi ruang kosong
semuanya berakhir
menjadi abu sia-sia belaka
pahit masih,
membeku masih
redupkan lentera kecil merah hati
terayun-ayun dibuai senja
sakit dan umpat
saling mengisi ruang kosong
ada kalanya sunyi kan tampilkan keadaan yang nyata,
jika memang keramaian gambarkan semu
kuingin aku ada di sudut kesunyian hatimu
(kak very)
Hanya tinggal puing-puing kelabu
Berdiri tegak menantang sang waktu
Tak pernah bosan walau tak tahu arah
Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Helga Cleve